• Administrasi

    Sebagai penanggung jawab sekaligus pelaksana fungsi administrasi, hukum, media kesekertariatan, perpustakaan dan kerumahtanggaan organisasi secara keseluruhan

  • Keuangan

    Sebagai penyelenggara sekaligus pelaksana fungsi-fungsi manajemen keuangan, penanggung jawab penggalian dan penggunaan dana organisasi secara keseluruhan

  • Usaha

    Sebagai penyelenggara sekaligus pelaksana fungsi-fungsi manajemen usaha organisasi agar organisasi mendapat keuntungan secara keseluruhan sekaligus tercapainya keberhasilan organisasi

  • Pengembangan Sumber Daya Anggota

    Sebagai pemegang kewenangan dan kebijakan terhadap hal yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya anggota

  • Public Relation

    Sebagai fungsi manajemen dari ciri yang terencana dan berkelanjutan melalui organisasi dan lembaga untuk memperoleh pengertian, simpati, dan dukungan dari mereka yang terkait atau mungkin ada hubungannya dengan penelitian opini publik

Rabu, 01 November 2017

Euforia Bazarlucious Kopma Iain Surakarta

Posted by Koperasi Mahasiswa (KOPMA) IAIN Surakarta on 04.40 with No comments



      Surakarta, Sejak dimulai Senin (30/10) kemarin, acara Bazarlicious#5 bertemakan Developing Succesfull human resource yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM ) KOPMA Iain Surakarta ini sukses menarik perhatian sebagian Mahasiswa Iain Surakarta. Hal yang membuat Bazarlucious tahun ini menarik selain ada Hiburan yang dimeriahkan oleh UKM Marching Band, UKM Jqh serta penampilan musik dari salah satu Lso, juga ada Lomba penampilan bakat yang diikuti para peserta bazarlusious yang tak lain adalah anggota baru UKM KOPMA Iain Surakarta. Tak kurang dari 126 anggota baru kopma Iain Surakarta mengikuti Kegiatan Bazarlucious tersebut dengan syarat melunasi pembayaran Sp dan Sw (Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib). Selain Hiburan yang menarik terdapat pula Tantangan Boomerang Challenge atau kontes foto yang memanfaatkan fitur Boomerang milik aplikasi Instagram ini, yang bisa diikuti oleh mahasiswa umum. 
          Bazarlucious sendiri merupakan sebuah wadah yang disiapkan untuk kader-kader KOPMA dengan tujuan menanamkan minat wirausaha anggota baru, menjadikan anggotanya pribadi yang bertanggungjawab, serta menciptakan kekompakan dan kebersamaan masing-masing individu. Konsep dari Bazarlucious ini adalah menempatkan anggota baru kopma dalam suatu kelompok dan berlomba-lomba membuat inovasi aneka olahan makanan dan minuman yang kemudian di jual di stand-stand yang sudah disediakan panitia. Kemudian mempresentasikan produk olahannya untuk kemudian dinilai oleh dewan juri. Salah satu peserta Bazarlucious Fajar mengungkapkan, bahwa selain membangun jiwa entrepreneur dia juga menjadi lebih tahu tentang pemasaran suatu produk dan terlatih Mental berwirausahanya. “dengan diaadakannya Bazarlucious ini kedepannya saya berharap agar dalam memasarkan suatu produk bisa lebih baik lagi dan harus kuat mental saat menghadapi cemoohan dan cacian dari orang di sekitar” ungkap fajar di lokasi Bazarlucious saat ditanyai tentang harapannya mengikuti Bazarlucious tersebut.
               Tak hanya itu saja, untuk melengkapi rangkaian kegiatan Bazarlucious, dihari terakhir nanti akan ada lomba kebersihan dan keindahan stand, dilanjutkan dengan menjual cepat dagangannya ( quick sale ) dengan mengedarkan dagangannya keliling area kampus, hingga lomba laba terbanyak, Acara yang diselenggarakan tiga hari ini berjalan lancar. Pada puncak acara nanti para pemenang lomba akan diberikan apresiasi berupa hadiah dan sertifikat dari panitia penyelenggara. Aryadi Nugroho selaku panitia pelaksana berharap Anggota baru kopma yang sudah berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan Bazarlucious ini bisa menjadi Mahasiswa yang lebih Proaktif dan produktif.

(Idris Purnomo)

Selasa, 25 Juli 2017

DAFTAR YA GENGS

Posted by Koperasi Mahasiswa (KOPMA) IAIN Surakarta on 09.00 with No comments

Sabtu, 20 Mei 2017

19 Tahun Kopforia KOPMA IAIN Surakarta

Posted by Koperasi Mahasiswa (KOPMA) IAIN Surakarta on 08.04 with No comments



Milad ke – 19, Kopma IAIN Surakarta adakan bazar dan lomba.
Solo-Dalam rangka milad ke 19, Kopma IAIN Surakarta mengadakan bazar dan lomba. Lomba dan bazar tersebut diadakan pada tanggal 8, 9, 10 Mei. Acara yang diadakan selama tiga hari berturut-turut tersebut bertempat di lapangan IAIN Surakarta dan Sportdome IAIN Surakarta. Tema yang diangkat pada hari jadi Kopma kali ini adalah “Membangun Semangat Berkoperasi Dalam Membentuk Karir Generasi Anak Muda”. 


                 Lomba hari pertama, lomba memakai kostum yang diikuti oleh mahasiswa IAIN Surakarta. Pada hari kedua, lomba diperuntukkan bagi siswa/i SMA/SMK se-Soloraya. Lomba tersebut adalah lomba cerdas cermat, daur ulang, melukis, dan story telling. Lomba tersebut berada di Sportdome IAIN Surakarta. Sedangkan hari ketiga, lomba dikhususkan untuk anggota KoSurakarta. 


            Diadakannya bazar dan lomba untuk memperingati hari jadi Kopma yang ke – 19 ini, bertujuan untuk memperkenalkan dan memper erat silaturahmi antara koperasi mahasiswa IAIN Surakarta kepada elemen kampus dan sma/smk se solo raya.  Puncak dari acara ini, terselenggara pada Rabu malam Kamis, bertempat di graha IAIN dengan acara pembagian hadiah, pemotongan tumpeng, serta sarasehan antara anggota, demisioner, dan alumni Kopma IAIN  Surakarta sekaligus penutupan.
 (Kopmedia)

Kamis, 27 April 2017





                Akhir-akhir ini, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa jumlah wirausaha di Indonesia masih minim dan mutunya belum bisa dikatakan hebat, sehingga pembangunan kewirausahaan merupakan persoalan mendesak bagi suksesnya pembangunan ekonomi di negara ini. Khususnya untuk kebanyakan kalangan pemuda dan pemudi di Indonesia, Paradigma yang terbangun dikalangan pemuda dan pemudi saat ini yaitu keinginan mendapatkan pendapatan yang tetap sehingga mereka berusaha mencari pekerjaan yang diinginkan tanpa mengindahkan dan mau menggali potensi-potensi positif dalam diri mereka dengan menciptakan suatu usaha baru yang memang selain dapat bermanfaat bagi diri sendiri namun mempunyai nilai tambah bagi orang lain.
            Negara akan dikatakan maju apabila memiliki wirausahawan sebanyak 3% dari jumlah penduduknya. Dengan maksud bahwa adanya wirausahawan sebanyak 3% ini dapat membuka lapangan pekerjaan sehingga bisa mengurangi jumlah pengangguran di Negara ini. Dari pernyataan tersebut, dapat kita lihat dikalangan pemuda dan pemudi saat ini adalah minimnya rasa mandiri yang kebanyakan dari mereka masih sangat bergantung pada uang orang tua sehingga terbiasa atau bergantung pada orang lain serta belum memiliki kesiapan mental untuk berwirausaha.
Selain itu, dalam menghadapi persaingan yang semakin kompleks dan persaingan ekonomi global, maka kreativitas menjadi sangat penting untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Dunia bisnis memerlukan sumber daya manusia kreatif dan inovatif. Sering terjadi orang yang tidak berpendidikan tinggi berhasil dalam berwirausaha, namun orang yang berpendidikan dan berwawasan luas diharapkan bisa lebih kreatif dan inovatif.

                  Berangkat dari persoalan-persoalan tersebut serta sebagai wujud antisipasi generasi muda – mudi Indonesia khususnya mahasiswa, KOPMA IAIN SURAKARTA mengadakan seminar kewirausahaan pada 27 April 2017 di Gedung Pasca Lantai 4. Acara tersebut di hadiri 200 lebih mahasiswa serta di Hadiri pula tamu spesial Wakil Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKMdengan memberikan sambutan, serta diisi oleh Rio Juwara selaku pemateri. Seminar ini merupakan suatu kegiatan yang bersifat edukatif dan wahana menambah wawasan mahasiswa/i berwirausaha, tata cara berwirausaha, apa yang harus dilakukan ketika membuka usaha, dan bagaimana mengembangkan usaha itu menjadi lebih dikenal oleh masyarakat ( konsumen ). 

                 Acara dilanjutkan pada  pukul 20.00 s/d 22.15 dan bertempat di Meeting Room LORIN SOLO HOTEL.Peserta seminar diwajibkan untuk memaparkan rencana bisnis langsung dengan narasumber. Narasumber yang mengisi di acara seminar ini adalah seorang pria yang masih muda, yang aktif dalam berbagai organisasi, beliau bernama Sdra. Syarif Hidayat, pria kelahiran, Kebumen, 04 Juli 1986, lulusan S1 FUD IAIN SURAKARTA, sekarang menjadi Sekjend di Himpunan GKN dan ketua HIPMI cabang Solo.
Mengenai paparan yang telah beliau sampaikan saat kegiatan seminar berlangsung, begitu berkesan, mempunyai daya kharismatik tersendiri saat menyampaikan materi. Dalam paparannya, Beliau menyampaikan pesan kepada generasi muda calon pelaku usaha untuk selalu optimis dalam berwirausaha. Jangan merasa nyaman di dunia nyamanmu saat ini, karena rasa nyaman di dapat dari rasa ketidaknyamanan. Carilah peluang-peluang kecil disekitar lingkungan kita, buatlah peluang itu menjadi suatu usaha.  
Selanjutnya Beliau menyampaikan kepada peserta seminar bahwa masa muda adalah masa yang sangat pas untuk merangkai masa depan yang lebih baik dan sangat rugi apabila kita sebagai Pemuda Penerus Bangsa melewatkannya begitu saja tanpa menghasilkan sesuatu yang berguna. KOPMA adalah wadah yang tepat untuk kita belajar berwirausaha. Walaupun pada hakekatnya berwirausaha tergantung mental kita, sepandai apapun kita kalau tidak mempunyai mental yang kuat pasti akan mudah menyerah dalam melakukan proses berwirausaha.

               Jadi, dari penjelasan diatas bahwa narasumber mengajak kita agar selalu berfikir positif, karena pola pikir kita mempengaruhi sejauh mana kita akan berhasil. Selain itu, beliau juga mengajak kita agar selalu memperluas dan memperbaiki network baik itu teman, organisasi, komunitas, dan keluarga. Bergaullah dengan siapa saja, selama itu tidak merugikan kita.
Disesi terakhir beliau mengajak kita untuk menuangkan rencana bisnis kita di selembar kertas, kemudian kita berdoa bersama-sama agar Allah mengabulkan do’a atau rencana bisnis kita. Disini kita menemukan semacam pencerahan mengenai diri kita dan impian kita di kehidupan ini. Mari optimis, tingkatkan potensi, tetap percaya diri dan jangan lupa berdoa. (Aul|Kopmedia)


Jumat, 21 April 2017

DIKMENKOP JATENG-DIY

Posted by Koperasi Mahasiswa (KOPMA) IAIN Surakarta on 08.04 with No comments


Pendidikan Menengah Koperasi KOPMA IAIN Surakarta
Koperasi Mahasiswa (KOPMA) mengadakan acara perdana yaitu Pendidikan Menengah Koperasi atau yang dikenal sebagai Dikmenkop IAIN Surakarta se Jateng-DIY. Dikmenkop perdana tersebut dilaksanakan pada tanggal 21-23 April 2016 di Gedung Pasca lantai 4 IAIN Surakarta dan Wisma Pertanian Tawangmangu, Karanganyar dengan tema Mewujudkan Pemuda Koperasi yang Berdikari dan Inovatif. Alasan mengapa membentuk tema tersebut yaitu agar kita setelah dikmenkop ini membentuk kaderisasi yang berdiri dikaki sendiri atau mendari serta berinovasi. Acara perdana ini dihadiri sekitar 90 peserta anggota Kopma yang terdiri dari kopma IAIN Surakarta dan beberapa delegasi dari Kopma se Jateng-DIY yaitu Kopma Universitas Muhamadiyah Surakarta, Kopma Universitas Sebelas Maret, Kopma Unversitas PGRI Semarang, Kopma UIN Walisongo Semarang, Kopma Fatawa IAIN Salatiga, Kopma Universitas Negeri Yogyakarta, Kopma Lebah Universitas Muhamadiyah Purwokerto, Kopma KSM Purwokerto, dan Kopma Universitas Muhamadiyah Magelang.
Dari kopma untuk bangsa. Itulah jargon Dikmenkop IAIN Surakarta. Jargon itulah yang sering ditampilkan dalam acara tersebut. Penyambutan acara dikmenkop tersebut yaitu oleh Abdul Wahid selaku Ketua Umum Kopma IAIN Surakarta, kemudian ibu Dra. Waryunah dan Ibu Irmawati, M.Hum selaku Pembina Kopma IAIN Surakarta, dan bapak Dr. Samsul Bakri. M.Ag selaku Wakil Rektor I IAIN Surakarta.

Acara tersebut juga menghadirkan 5 pembicara dengan 5 pemateri yang luar biasa. Materi pertama disampaikan oleh Saudara Ryo Juara yang berjudul Negosiasi dan Lobbying. Mantan putra solo yang sekarang menjabat sebagai ketua JCI tersebut menyampaikan bahwa kopma itu memerlukan negosiasi karena sumber daya terbatas dan diperlukan proses kerjasama yang saling mempengaruhi dan menguntungkan. Materi kedua disampaikan oleh Bp. Syarif Hidayatullah, M.Ud di Gedung Pasca yang berjudul Team Building. Beliau yang menjabat sebagai Sekjen HGKNPI yang bermotto “Kerja Ikhlas, Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja sampai Tuntas” mengartikan bahwa Team Building adalah kumpulan orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama-sama dengan jujur, yakin, dan tanggung jawab. 

Materi ketiga disampaikan oleh Bp. Muhammad Arsyad Dalimunte, SE.Ak yang berjudul Ideologi Koperasi Lanjutan. Beliau yang menjabat sebagai ketua Kopindo tersebut mengatakan bahwa sebagai sebuah ideologi berbasis kumpulan orang, gagasan-gagasan yang diimplementasikan dalam koperasi harus mereferensi pada jati diri koperasi sehingga karya-karya yang melekat spirit dan semangat yang berbeda nyata dengan pelaku ekonomi lainnya. Materi keempat disampaikan oleh Saudara Firdaus Putra  yang berjudul Koperasi dan Ekopolsosbud. Beliau yang menjabat sebagai Direktur Kopikun Institute menyatakan bahwa hanya 1 dari 1000 orang yang suka membaca. Beliau juga menyatakan bahwa dikmenkop itu bukan untuk didoktrin melainkan untuk menalar. Dan materi terakhir disampaikan oleh Bp. Taufiq Wijaya, S.H.I, M.Si yang berjudul Strategi Bisnis Koperasi. Dalam acara seminar tersebut para anggota dikmenkop sangat berantusias untuk ikut serta berdiskusi dengan baik. Kenyataanya para anggota dikmenkop juga aktif dalam kegiatan tanya jawab.

Dikmenkop tidak hanya mengadakan acara seminar diskusi, dikmenkop juga mempunyai acara innagurasi yang melibatkan anggota dikmenkop untuk dibagi menjadi beberapa kelompok kemudian antar kelompok saling menampilkan pentas seni. Selanjutnya acara dikmenkop yaitu  kegiatan outdoor yaitu outbond dan jalan-jalan ke objek wisata Tawangmangu yaitu grojogan sewu. Kemudian acara dikmenkop ditutup dengan penutupan dari Azka Salsabila selaku ketua panitia dan Abdul Wahid selaku ketua kopma IAIN Surakarta.


Semoga DIKMENKOP ini menjadi agenda rutinan KOPMA IAIN Surakarta... 
Bravo Kopma!!!

(Fifik|Kopmedia)